Ukuran umum tersedia, Ukuran khusus memerlukan produksi baru. Dapat dipotong sesuai Ukuran, Dipotong Sesuai Bentuk.
EMERSON LOGAM
| Ketersediaan: | |
|---|---|
| Kuantitas: | |


Proses produksi kumparan galvanis terdiri dari tahapan utama sebagai berikut:
Persiapan bahan baku:
Biasanya kumparan canai dingin atau kumparan canai panas digunakan sebagai bahan baku, kumparan bahan baku ini perlu menjalani pemeriksaan kualitas yang ketat untuk memastikan permukaannya bebas dari cacat.
Pengawetan:
Hilangkan oksidasi dan karat dari permukaan baja dengan pengawetan untuk memastikan lapisan galvanis menempel secara merata. Metode pengawetan yang umum digunakan meliputi pengawetan asam sulfat dan pengawetan asam klorida.
Perawatan awal:
Setelah pengawetan, baja perlu diolah terlebih dahulu, seperti pencucian, pasivasi, dll., untuk menghilangkan sisa asam dan kotoran di permukaan.
Galvanis:
Galvanisasi adalah bagian inti dari keseluruhan proses produksi dan ada dua metode utama:
Galvanisasi celup panas: baja direndam dalam larutan seng cair, yang menyebabkan reaksi kimia antara larutan seng dan permukaan baja membentuk lapisan seng yang seragam. Ketebalan lapisan galvanis hot-dip umumnya antara 30 dan 100 mikron.
Elektro-galvanisasi: Ion seng direduksi dan diendapkan pada permukaan baja dengan metode elektrokimia untuk membentuk lapisan seng yang tipis dan seragam. Ketebalan lapisan elektro-galvanis umumnya antara 5 dan 20 mikron.
Pasca perawatan:
Setelah pelapisan seng, baja memerlukan perawatan pasca, seperti pasivasi dan pelumasan, untuk meningkatkan ketahanan korosi dan daya rekat lapisan seng.
Penyelesaian:
Hal ini mencakup proses seperti perataan, pemangkasan, penggulungan, dan pengemasan untuk memastikan bahwa produk memenuhi kebutuhan pengguna.
Area aplikasi untuk kumparan galvanis:
Industri konstruksi: Digunakan pada atap bangunan, dinding, kusen pintu dan jendela, pagar dan komponen lainnya, secara efektif dapat mencegah baja berkarat dan memperpanjang masa pakainya.
Manufaktur mobil: digunakan pada bodi mobil, bagian sasis, dll., untuk meningkatkan ketahanan terhadap korosi dan masa pakai mobil.
Industri peralatan rumah tangga: digunakan pada cangkang lemari es, mesin cuci, AC dan peralatan rumah tangga lainnya, untuk meningkatkan estetika dan daya tahan produk.
Industri elektronik: digunakan pada cangkang dan bagian struktural internal peralatan elektronik untuk mencegah kerusakan akibat kelembapan pada komponen elektronik.
Industri pertanian dan peternakan: digunakan dalam pembuatan mesin pertanian, kandang hewan, dll., untuk meningkatkan ketahanan terhadap korosi dan masa pakai peralatan.